Dini Susanti Isnandi

Berbagi Tips | Berbagi Hati | Berbagi Pikiran | Berbagi Pengalaman | Berbagi Cerita

Archive for the ‘Cerpen’

Mengapa Ibu Tidak Mengerti?..

Hari itu sangat panas, Aryo menyetop angkot biru yang lewat kesekian kalinya setelah membulatkan hati untuk pulang kerumah. …Yang paling penting buat Aryo adalah tidak ingin dianggap ‘kurang gaul’… Dua hari Aryo pergi dari rumah sejak pertengkaran dengan seorang wanita yang melahirkannya. Hari itu merupakan puncak kemarahan Aryo karena beliau tidak mengijinkannya mengikuti 1 minggu Bali [...]

Nuno Gak Ngerti Deh..

” Bener lu No? Ikut dong gue!!!” Teriak Asep setelah denger kabar Nuno mau keliling Asia. ” Iya bener kapan sih gue boong ama ellluuu?” Delik Nuno pake gaya norak monyongin mulutnya kedepan. ” Haah boong kayak gitu sih sering lu. Gw percaya abis elu tunjukkin tuh tiket dan paspor elu. Gaya luh ya, dasar bokap lu tajir [...]

kasian gerobak buburnya..

Tiiinnnnn!!!!!!!! Tiiinnnnnnnnnn!!!!!!!!!! Perempuan itu memencet klaksonnya agar ada yang bisa menolong.. Seorang bapak tua lari keluar rumah penasaran.. terlihat oleh beliau sebuah mobil swift biru tua terpapar pasrah menghadapi sebuah gerobak bubur yang hampir rubuh mengenainya. Waduh! yang nyetir udah panas dingin..selain sang bapak tua juga ada seorang pria yang keluar rumah dan mengeryitkan kening. Entah dia sayang melihat [...]

Makna kehilangan

Dirimu tidak pergi jauh, Kapanpun kau tetap berada disana, Ragamu sudah tak hadir, Namun Kenangan masa lalu abadi di hati, Hanya kita takkan lagi merajut masa depan bersama, Jiwamu sudah damai, Dunia sudah tak lagi membebani, Tak perlu kau bersusah payah mencari ridho Allah di dunia, Kini kau sudah bersama dengan Nya Tak perlu lagi kecewa, Tak perlu menangis karena ulah kami dan mereka, Tak perlu [...]

Pak Pak Dung Dung

Waktuudah jelas tidak akan kembalinamun tdk jua dihargaibahwa setiapnya membawa artidetak detiknya pastitapi kenapa ada aja manusia yang ponggahbagusnya sih tetap berikhtiar yang baiksemua orang dapat jatah detak detik yang samatapi panjang pendeknya tiada yang mengetahui bercermin pada-Bumiyang setiap hari kita injak-injaktiada mengeluh tiada lelahbahkan darinya keluar buah dan bunga indahmemang tak terkira jasanya namun kita-Manusiamahluk paling [...]