Diare BAB Cair kemarin

Malam kemarin makan sambal yang mungkin agak sedikit basi. Sehingga semalaman perut berontak mules2 hingga keesokan paginya diare, bab cair. Gak terhitung berapa kali buang2 air besar cair. Dan rasanya mules sekali, sangat sakit di daerah perut bagian bawah (usus halus).

Kemudian saya minum obat magg, dan diapet namun bab masih terus berlanjut dengan kondisi gak ada perubahan. Hingga teringat pesan mama untuk meminum teh yang pahit sekali. Resepnya sama seperti pernah saya tulis di blog ini mengenai diare (mencret) pada ibu hamil.

Menuju ke dapur saya cari teh daun/teh ampas tidak ketemu lalu saya lihat ada beberapa teh celup melati, dan dua sachet teh celup peppermint tea. Keempat bungkus teh celup gabungan dari daun melati dan daun peppermint saya seduh dengan sedikiit air. Diendapkan sebentar saja. Lalu saya minum sedikit demi sedikit, level pahitnya sangat2 pahit. Dan seperti yang lalu, alhamdulillah bab kemudian keluar terakhir setelah meminum teh pahit lalu berhenti. Kejadian berhenti bab kira2 pukul 13.00.

Namun rasa perih perut belum hilang, masih terasa hingga malam hari. Tubuh sempat lemas karena terlambat meminum oralit. Untuk menghindari terjadi kekurangan cairan, oralit semestinya diminum sesaat setelah diare. Cara meminum oralit adalah minum 2 hingga 3 teguk lalu istirahat selama 3 menit agar lambung dapat menyerapnya, kemudian lanjut meminum 2-3 teguk berikutnya, beri jeda lagi dan seterusnya hingga habis satu gelas.

Cara meminum oralit adalah minum 2 hingga 3 teguk lalu istirahat selama 3 menit.
Keesokan harinya saya ke klinik 24 jam. Sang dokter memberikan obat mual, tambahan oralit dan obat nyeri perut. Obat nyeri perut diberikan karena menurut beliau asam lambung saya yang tinggi menyebabkan gerakan usus yang lebih tinggi sehingga terasa nyeri perut.

Jangan sepelekan diare, terutama bab cair. Luka pada usus atau lambung sulit untuk diamati dan diobati. Jika usus sampai berlubang bisa merembet sakitnya kemana2 bahkan bisa ke paru2.

Dan saat ini saya sedang membayangkan usus ayam. Betapa tipis sebenarnya kulit usus itu. Astaghfirullah, kadang lupa untuk menjaganya dengan baik. Main hantam aja segala makanan asam dan pedas masuk perut ini..

TwitterGoogle+WhatsAppBookmark/Favorites