Pasca melahirkan beberapa yang harus jadi perhatian

Alhamdulillah,..

Udah 4 minggu! sejak deliver baby 19/09/09 yang lalu. Banyak aja yang ingin saya sharing. As you know (so you know aja..:))
kami cuma berdua di MY sini, ga ada sodara, temen2 banyak tapi kami berusaha ga merepotkan siapapun. InsyaAllah banyak hikmah yang kami petik, terutama diriku ingin sharing (lagi) pengalaman hamil dan melahirkan. Udah baca belum sharing yang – disini – ? lahiran yang kedua ini pengalaman yang berbeda deh buat daku..

Berbagi pengalaman hamil dan melahirkan (anak kedua buat dini)

Selama menjalani kehamilan, jangan lupa untuk selalu : berdoa. Memohon pada Allah agar dilancarkan, diselamatkan dan sehat ibu dan bayi nanti. Mohon ridho juga dari ibu bapak, dan orang-orang yang anda kenal agar ikut mendoakan :D. Sedikit kasih info hadist Rasullullah SAW dibawah ini:

Bersabda Rasulullah shollallahu ‘alaih wa sallam: “Tidak ada yang dapat menolak taqdir (ketentuan) Allah Ta’ala selain do’a. Dan Tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik..” (HRTirmidzi 2065)

Kita ga pernah tau deh, proses persalinan nanti seperti apa, apakah sesuai rencana kita atau ada hal lain yang terjadi diluar kehendak kita sebagai manusia. Melahirkan adalah sebuah proses natural seorang wanita, dan dalam prosesnya dijalani berbeda2 setiap wanita, ada yang prosesnya lama, cepat, diberi jahitan, induksi, dengan operasi dan lain-lain.

Untuk kelahiran anak kedua yang lalu, alhamdulillah saya mengalami proses melahirkan dengan normal dan lancar. Dan ada beberapa hal yang ingin saya sharing mengenai persiapan sebelum melahirkan, selama menjalani proses melahirkan dan beberapa hal pasca melahirkan yang harus jadi perhatian. Semoga sedikit sharing ini bisa bermanfaat.

Persiapan Sebelum Melahirkan
Persiapan Mental :
Persiapkan selalu untuk menghadapi apapun yang mungkin akan terjadi dalam persalinan. Tidak akan ada yang mengetahui bagaimana proses persalinan nanti akan berlangsung, apakah akan secara normal; normal tanpa induksi, alat ataupun obat2an lain, normal dengan induksi, atau normal dengan alat bantuan, ceasar; ceasar yang direncanakan atau tidak direncanakan. Dan apakah tanda melahirkan diawali dengan keluarnya bercak darah atau ketuban pecah dini. Dalam hal ini ibu dan suami diharapkan selalu siap untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan apapun yang dapat terjadi. Pasrah, tawakal dan berusaha yang terbaik.

kelahiran anak kedua saya berbeda dengan kelahiran anak pertama. Anak yang pertama tanda melahirkan diawali dengan keluarnya bercak darah dan kelahiran anak kedua ditandai dengan pecahnya ketuban. Pada persalinan pertama saat itu saya masih dapat bersantai-santai di rumah menanti kontraksi lebih cepat sebelum datang ke hospital, namun pada kelahiran anak kedua, yang ditandai dengan pecah ketuban, saat itu juga kami segera meluncur ke hospital yang sudah kami booking. Pecahnya ketuban yang terjadi pukul 3 dini hari di bulan puasa juga sempat membuat panik mode on, karena artinya dokter Ariza (female) yang rutin memantau perkembangan bulanan dan akan bantu delivery baby sedang cuti dan saya akan dibantu dokter jaga pada hari itu yang belum diketahui. Hal ini menimbulkan sedikit stressing, namun secepat mungkin dapat diatasi karena keinginan untuk melahirkan normal, dan lancar. Pasrah, tawakal dan ikhtiar yang terbaik saja sebelumnya.

Persiapan Fisik
Yang pernah melahirkan pasti paham bahwa proses persalinan adalah proses yang banyak melelahkan (buat saya sih sangat melelahkan :D). Persiapkan selalu diri kita sejak bulan ke 9 kehamilan, persalinan bisa terjadi kapansaja. Makan bergizi dan minum yang cukup banyak, jangan hentikan aktivitas seperti berjalan pagi, atau kegiatan rumah lainnya (untuk yang bekerja pastikan udah cuti), jangan lupa juga istirahat yang cukup. Dengan aktivitas, istirahat dan gizi yang baik, energi dan tenaga untuk menghadapi persalinan nanti diharapkan cukup baik, insyaAllah dapat membantu prosesnya agar lancar dan cepat, ibu juga tidak anemia dan mengalami lemas kehabisan energi, karena proses persalinan bisa berbeda2 waktunya pada setiap orang, ada yang lama, ada yang cepat, dan umumnya melelahkan.

kalo saya setiap hari makan satu butir telur, dan banyak ngemil, juga tidak melupakan meminum susu ibu hamil. Setiap hari juga minum satu sendok sari kurma dan madu. Setiap hari juga mengusahakan sedikit tidur siang.

Persiapan Material
Selain list barang-barang yang harus dibawa ibu, bapak, dan keperluan bayi newborn nanti, juga persiapkan kartu rumah sakit, uang cash, kartu debit, kartu kredit dan lain-lain untuk keperluan administrasi masuk rumah sakit, agar ibu segera mendapat penanganan dari hospital dengan cepat dan baik tanpa ribet dengan administrasi.

kalo kami dari awal udah rencana untuk pake kartu kredit jika terjadi persalinan kapan aja. Tinggal gesek dan ga ribet. Setelah itu baru kami lunasi secepatnya, sehingga tidak menyimpan uang cash yang besar.

Apapun tanda awal persalinan nanti mintalah bantuan orang terdekat untuk menemani berangkat ke hospital. Jika diawali dengan bercak darah, maka selang kontraksi 10 menit dapat menjadi patokan anda meluncur ke hospital. Jika diawali dengan pecah ketuban, saat itu juga anda harus segera ke hospital agar dapat dicek status air ketuban dalam rahim anda.

Saat persalinan
Nah tiba deh di saat yang dinanti2. Setelah anda tiba di rumah sakit, perawat akan mengecek pembukaan jalan lahir. Jika bukaan belum mencapai 5, biasanya anda ditempatkan di ruang lain (selain ruang bersalin), disini akan diberi alat pantau detak jantung janin dan ibu, alat tersebut diikat diperut ibu, sama sekali tidak menyakitkan. Dalam proses menuju bukaan kelima keatas ada kemungkinan pemberian induksi melalui infusan jika terjadi bukaan yang lambat atau ada hal lain yang diputuskan oleh dokter kandungan anda untuk keselamatan ibu dan janin dan jika dicek bukaan sudah 5 keatas, anda akan dibawa ke ruang bersalin.

Pertama kali di ruang bersalin, saya sarankan anda untuk menguatkan NIAT. Berniatlah untuk menjalani proses persalinan dengan baik dan lancar, karena Allah, pasrahkan dan tawakal. Secara garis besar dalam persalinan nanti:
1. Bismillah, niat karena Allah
2. Menikmati kontraksi, jangan menahan rasa sakit tapi biarkan datang, karena kontraksi terjadi untuk membantu rahim mengeluarkan bayi lewat jalan lahir. setiap kontraksi datang ucapkan alhamdulillah
3. Jangan berteriak2, karena selain mengganggu oranglain (berisik) juga menghabiskan energi. Simpan energinya untuk mengedan nanti.
4. Atur napas. Ketika kontraksi datang napas dengan pendek2 (karena sulit ambil napas panjang, paru2 akan terasa seperti ditekan kuat saat ini, jadi paling enak itu ambil napas pendek2, jangan malah nahan napas ya??). narik napas pendek2 seperti ini: hah, hah, hah, hah, hah, teruuus selama kontraksi cepat dan ga terputus2. setelah kontraksi lewat, tarik napas panjang dan hembuskan haaaaaaaaaaaah… seperti rasa lega, anda harus istirahat sejenak di jeda waktu ini, riileeeeks, lalu kembali ulang napas pendek jika kontraksi datang, begitu seterusnya hingga sensasi ingin ngeden datang.
5. Jika terasa keinginan seperti ingin buang air besar datang, katakan segera pada nurse atau dokter disana, beliau akan mengecek jalan lahir bayi, jika sudah sempurna mereka akan ijinkan anda mengedan. Dan mengedanlah, seperti orang mengedan buang air besar. Jangan angkat pantat, pantat tetap di tempat tidur, dan fokus ke bagian bawah (jalan lahir bayi), nanti akan terasa kok bu, dan berjalan natural anda akan mengedan (push) dibagian itu.
6. Jika bayi sudah keluar dokter akan minta anda mengedan sekali lagi untuk mengeluarkan plasenta atau ari-ari bayi. Disini bakal plong deh.. seperti pengen BAB dan setelah keluar legaaa…
7. Dokter akan melakukan episiotomi (jahitan antara vagina dan perineum) bisa sedikit jahitan atau mungkin banyak tergantung panjang pendeknya dokter melakukan pemotongan jika ada.
7. Setelah selesai semua, dokter keluar ruangan dan anda dipantau selama dua jam di ruang bersalin, dilihat apakah terjadi pendarahan pasca melahirkan atau tidak, jika tidak ada pendarahan maka anda akan dibawa ke ruang inap rumah sakit. Ucapkan syukur alhamdulillah..

Pasca Melahirkan
Tugas anda setelah melahirkan yang paling penting adalah ISTIRAHAT!
Anda pasti sangat lelah pada beberapa jam setelah melahirkan, disarankan tidur sebanyak 8 jam setelah melahirkan (lupa sumber infonya nanti saya cari kalo ga lupa). Tidur disarankan juga dengan bantal yang menunjang kepala lebih tinggi dari badan agar aliran darah lancar. Setelah lebih dari 8 jam disarankan ibu melakukan mobilisasi atau bergerak, bangun dari tempat tidur dan berjalan sebentar di kamar agar aliran darah mengalir lancar keseluruh tubuh.

Pasca melahirkan, beberapa yang harus jadi perhatian:
1. Anda harus bisa mengeluarkan air seni (kencing), 8 jam setelah melahirkan. Keluarnya air kencing, menyatakan anda sehat dan normal, untuk BAB biasanya belum akan terjadi setelah beberapa hari.
2. Anda akan merasakan sensasi nyeri di vagina, dan tulang ekor. Nyeri ini biasanya akibat adanya jahitan dokter, dan nyeri pada tulang ekor karena proses mengedan. Semua rasa nyeri ini akan hilang dalam beberapa hari, dokter juga biasanya memberikan obat penghilang rasa nyeri untuk kurang lebih satu minggu.
3. Darah nifas yang keluar setelah melahirkan berbeda2 waktunya setiap orang, ada yang seminggu setelah melahirkan sudah bersih, ada dua sampai empat minggu. Jadi anda jangan khawatir.
4. Jika anda mendapat jahitan dari dokter, jangan mengedan terlalu keras saat buang air besar. Biasanya dokter akan memberikan pelunak feses untuk satu minggu, jika tidak mungkin jahitan anda tidak terlalu panjang jadi tidak terlalu masalah. Umumnya jahitan akan menyatu dengan daging dan jaringan baru terbentuk baik setelah 5-7 hari, dan sempurna setelah 2 minggu. Jika anda mengalami konstipasi (sulit BAB) pada waktu ini, segera hubungi dokter anda, dan atur pola makan dengan makanan yang banyak serat, banyak minum dan makan buah2an berair.

(bersambung)

TwitterGoogle+WhatsAppBookmark/Favorites