Silahkan nilai sendiri, pengobatan alternatif (dukun)?
Saya pernah membahas mengenai pengobatan alternatif ini di postingan sebelumnya.
Penyakit, dalam bentuk apapun yang terjadi pada manusia adalah kehendak Allah. Segala keadaan yang terjadi pada manusia baik maupun buruk tiada lain karena kehendak Allah ta’ala. Tiada yang dapat membuat kerusakan pada manusia kecuali Allah mengizinkannya. Maka kepercayaan bahwa suatu penyakit datangnya dari ‘kiriman’ manusia lain atau ‘buatan’ atau lainnya tidak patut diyakini oleh manusia yang beriman kepada Allah. Dan setiap penyakit ada obatnya, maka jika berobat, carilah obat yang halal lagi baik, dan jauhi obat2an haram.
Sesungguhnya bersabar dalam suatu cobaan akan mengangkat dosa-dosa serta meningkatkan derajat keimanan manusia. Jadikan sabar dan sholat sebagai penolong dalam keadaan yang sulit.

Sebagai manusia yang beriman dan berakal, marilah memilih pengobatan yang jelas dan masuk logika. Jelas bahan2 ramuan obat yang masuk ke tubuh kita, jelas siapa yang mengobati dan kadar pengetahuannya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, hukum dan agama juga jelas bahwa banyak orang yang memberikan terstimonial kebaikan kesehatan tubuh setelah berikhtiar. Dan untuk berikhtiar dengan hal tersebut diatas, diperlukan logika yang sehat, hati yang bersih, dan pencarian informasi yang akurat melalui media2 yang ada apakah koran, majalah, internet ataupun nasehat orang2 sekitar yang baik pengaruhnya. Oleh karena itu, jika sedang mengalami suatu sakit, jangan menyendiri dan bermuram durja, justru carilah orang kerabat, kawan baik, ataupun ikut dalam group yang bisa saling memberi nasehat. Juga jagalah hubungan dengan orangtua, keluarga terutama dengan Allah SWT yang dikuatkan kembali intensitas zikirnya, dan sholatnya. Hanya Allah SWT yang memberi cobaan tersebut dan yang bisa mencabutnya kembali.
Satu kasus yang sekarang beredar di masyarakat, banyak sekali metode pengobatan alternatif beriklan di internet, brosur, atau pun berita dari mulut ke mulut, dan banyak sekali warung pengobatan alternatif menjamur seakan menjadi trend pengobatan murah meriah. Mengenai hal ini, menurut saya, jauhkan hal2 pengobatan mistis, pengobatan jarak jauh atau apapun itu yang tidak jelas seperti sembur menyemburkan air, melalui media telor dan sebagainya. Jadikan rujukan pengopbatan Rasulullah SAW sebagai cara terbaik, yaitu mengobati tanpa menyekutukan Allah, tanpa media, tanpa merusak keyakinan, dan berikhtiar meminum obat yang baik dan halal secara ilmiah terbukti dan bisa dipertangungjawabkan.
Zaman dahulu belum terbukti bahwa berbekam, memakan habatussauda, meminum air dari kendi/gerabah tanah liat adalah baik bagi kesehatan, namun sekarang banyak sekali bukti2 ilmiah terbuka, kebaikan dan kesehatan tubuh manusia dari berbagai pengobatan alami cara Rasulullah, silahkan merujuk kepada berbagai informasi yang bisa di cari di buku2 maupun online internet.
Jaga hati dan jasmani ya.. semua akan diminta pertanggungjawabannya. pasti.
You might also like
| obatilah dengan baik dan jelas pengobatannya.. Beberapa hari yang lalu saya mendengar kabar seorang kawan meninggal dunia. Sangat berkabung setelah... | Duuh Pergelangan Tanganku… note: poto tangan orang lain Sakiit, dan nyeri.. Terutama kalo Neng minta gendong, atau saya angkat... | Konsumsi buncis menurunkan gula darah, alternatif antidiabetes Sebuah riset yang sekaligus sebagai disertasi doktor seorang mahasiswa pascasarjana Institut Pertanian... | Sudah lulus, tapi… Minggu kemarin saya bertemu dengan seorang kawan polisi yang kasihan melihat saya tidak lulus ujian SIM... |


