Dini Susanti Isnandi

Berbagi Tips | Berbagi Hati | Berbagi Pikiran | Berbagi Pengalaman | Berbagi Cerita
Babelfish free online translator


Visit Indonesia Year 2008? Apa Kabar?..

Apa kabarnya Visit Indonesia Year 2008? “Gue baru denger nih” ujar seorang kawan dengan noraknya..
Kami memang biasa bercakap-cakap menggunakan istilah Gue Elu. Bukan istilah GAUL yang aneh. Itu istilah panggilan biasa saja. Bagian dari bahasa Indonesia yang bukan EYD ^_^.

Hanya Indonesia satu satunya negara di DUNIA yang saya ketahui memiliki istilah panggilan kata untuk pribadi seperti Saya, Gue, Gua, Aku. Belum lagi dalam bahasa daerah lain seperti Ane, Abdi, Kuring dan setiap suku daerah memiliki nama panggilan yang beda-beda. Dan setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas bahasa, budaya, adat istiadat, busana daerah dan makanan khasnya yang berbeda satu sama lain. Perbedaan tersebut sepatutnya dilestarikan dan dikembangkan. Multicultural yang menjadi kekayaan bangsa. Bangganya saya pada negara yang memiliki banyak budaya ini.


Hanya saja Indonesia kadang sulit di deskripsikan.. pernah ada seorang kawan disini berkata bahwa saya tidak seperti Orang Indonesia. Saya awalnya tidak mengerti maksud ‘tidak seperti orang Indonesia’ namun kemudian saya pahami mungkin orang Indonesia yang beliau ketahui hanya seperti pembantu rumah tangga yang bekerja di rumahnya. Ataupun pembantu-pembantu lain WNI yang banyak bekerja di kompleks rumah tinggal ini. Yang bicara Bahasa Inggris tidak bisa, apalagi Bahasa Mandarin, dan memiliki kelakukan yang kadang kurang simpatik.

Lalu untuk bisa menambah informasi tentang negara saya, karena kebetulan ada Visit Indonesia Year 2008, saya segera meluncur ke http://www.budpar.go.id satu satunya situs pariwisata oleh departemen budaya dan pariwisata Indonesia, awalnya saya pikir disana dapat melihat summary dari banyak kekayaan Alam dan Budaya Indonesia yang promosikan dan dipublish keseluruh dunia.

Ternyata, Nihil. Tampilan situs seadanya dan program yang diadakan tidak terkomunikasikan dengan baik. Kok bisa begitu? Bagaimana menjelaskan pada kawan baru saya bahwa ada program tersebut di negara saya?

Padahal adanya program Visit Indonesia Year 2008, merupakan kesempatan Indonesia membanggakan kekayaan alam dan budaya bangsa yang GAK ADA DUANYA di DUNIA! MIsalnya Hanya Indonesia yang memiliki PULAU KOMODO yang merupakan asal binatang komodo, jenis binatang yang asli berasal dari Indonesia. Dan emm..banyak lagi..mesti cari info lagi..

Apa saja peran kementrian pariwisata dengan program visit indonesia year 2008 nya ya..? Yang paling mudah dapat dipahami, apakah kita lihat ada poster spanduk dan acara-acara di kota masing-masing yang terintegrasi dengan visit indonesia year 2008? atau kota anda melaksanakan acara bagian dari visit indonesia year? Apakah program acara visit indonesia year tersebut sering anda lihat dalam acara-acara televisi? brosur atau spanduknya anda dapatkan? yang menghadiri acara tersebut siapa? dijamin jika memang ada turis asing mungkin hanya 1 atau 2 orang yang hadir.

Lalu sebenarnya siapa target program visit Indonesia year 2008? Kalau tidak salah ini adalah program promosi kepada masyarakat Dunia? untuk menarik banyak pendapatan melalui kunjugan turis asing? Jangan bilang alasannya kekurangan dana lagi…sudah basi.. kenapa tidak menggandeng peranan swasta? Kehandalan pemerintah dalam melobi bukan tidak mungin menggandeng banyak pihak swasta berduit. Atau mungkin memang sudah ada, tapi pihak mana? siapa? dan hasilnya apa?

Saya ingin cerita sedikit di Malaysia, Ketika visit malaysia 2007 terlihat logo Visit Malaysia ada di mana-mana, bank, rumah makan bahkan pada plastik bungkus belanjaan di Tesco atau Giant. Dan terintegrasi dengan perusahaan swasta seperti MAXIS communication. Masih dalam bagian bercermin bukan bagian dari visit year, banyak kekaguman saya pada pemerintah Malaysia baik pemerintah pusat maupun daerah yang terintegrasi dengan sangat baik.

Untuk visit Indonesia year 2008, program pemerintah pusat (yang sebentar lagi berakhir ini) seharusnya dilakukan secara terintegrasi dengan seluruh daerah, karena Indonesia bukan hanya Jakarta. Dan kabarnya lebih banyak orang mengenal Bali dibandingkan mengenal Indonesia?

Sebelum visit Indonesia year 2030 diadakan nanti, saya pikir harus ada program jangka panjang pembangunan negara. Pemerintah pusat maupun daerah sepatutnya secara kontinyu melakukan dukungan sepenuhnya pada masyarakat pekerja yang membangun bangsa dengan penetapan kebijakan yang mendukung rakyat hidup, beraktivitas dan berkarya. Agar para ahli, orang-orang pintar, dan yang memiliki bakat hebat seperti di bidang olahraga, seni, sains, dan bisnis tidak kabur ke luar negeri untuk mencari mata pencaharian hidup. Ditangan mereka negara Indonesia bisa bangkit, dan mengharumkan nama bangsa. Kemudian ada dukungan pada kebudayaan daerah untuk maju sebagai citra diri kota.

Saya pribadi mendukung penuh program pemerintah pusat maupun daerah.
Sampai kapanpun rasa cinta tanah air tidak akan pernah pupus.

Artikel lain yang berhubungan :

Let’s go to London!
Lots of airlines has discount price to go to London flights from Malaysia or anywhere else. It was quite...
Camera Award 2008
Hey!! just for your information, your photographs could be one of the winner of camera award 2008...
Jahitan perineum dibuka dan dijahit lagi?
Sempet jadi pikiran dua minggu yang lalu, setelah kejadian constipasi (sulit buang air besar) dan melakukan...
Silahkan nilai sendiri, pengobatan alternatif (dukun)?
Sedang berkabung lagi, dan entah sudah kesekian kalinya mendengar kabar meninggal cepat karena ketika...
obatilah dengan baik dan jelas pengobatannya..
Beberapa hari yang lalu saya mendengar kabar seorang kawan meninggal dunia. Sangat berkabung setelah...

Post Metadata

Date
July 11th, 2008

Author
Dini Susanti

Category

Tags


Leave a Reply