Harumnya ikan bilis atau ikan teri

Hampir setiap hari tercium wangi masakan yang akrab di hidung saya. Wangi seseorang memasak ikan asin, belakangan saya ketahui beliau memasak ikan teri. Di Malaysia sini dinamakan ikan bilis.

Di Malaysia, ikan bilis menjadi salah satu makanan pokok yang dijaga harga pasarnya setara komoditi pokok lainnya seperti beras, daging ayam dan lainnya. Di Indonesia ikan teri menjadi makanan yang hampir tidak dilirik, satu jenis ikan itu dianggap tidak menarik dan kebanyakan jadi makanan kelas bawah.

Sejak kecil hingga dewasa pun Ibu saya hanya sesekali memasak ikan teri. Mungkin karena mayoritas anggota keluarga tidak begitu meyukainya, ibu saya jadi jarang memasaknya. Bagi saya tidak masalah, saya suka makanan apapun halalan thoyiban tanpa alergi, termasuk ikan teri. Pernah dengar suka karena biasa? mungkin sebagian orang tidak suka karena tidak dibiasakan *atau ga mau* makan sesuatu. Termasuk kebanyakan orang tidak suka ikan teri.

Namun disini saya sempat kaget *baru tau* kalo ikan teri atau dinamakan ikan bilis menjadi makanan yang disukai. Bahkan di KFC anda bisa menemukan menu ayam goreng lengkap dengan nasi lemak dan ikan bilis.

Menarik nih, saya jadi penasaran, dan ingin sesekali menghidangkan pada keluarga kecil saya. Saya coba browsing mencari khasiat ikan teri atau ikan bilis, ternyata kandungan kalsiumnya tinggi sekali.

Menurut Dept. kelautan dan perikanan Indonesia, teri sangat istimewa sebagai salah satu sumber kalsium. “Salah satu keistimewaan ikan teri dibandingkan dengan ikan lainnya adalah bentuk tubuhnya yang kecil sehingga mudah dan praktis dikonsumsi oleh semua umur. Ikan teri merupakan salahsatu sumber kalsium terbaik untuk mencegah pengeroposan tulang. Ikan teri merupakan sumber kalsium yang tahan dan tidak mudah larut dalam air. Kandungan gizi teri segar meliputi energi 77 kkal; protein l6gr; lemak 1.0 gr; kalsium 500 mg; phosfor 500 mg; besi 1.0 mg; Vit A RE 47; dan Vit B 0.1 mg”

Makanan yang berguna untuk tubuh kita, jangan dianggap sepele, mungkin sudah saatnya Indonesia tidak menyepelekan kuliner bangsa. Beraneka ragam makanan Indonesia yang super duper enak perlu dieksplorasi lagi khasiatnya dan dikampanyekan kepada masyarakat. Apalagi murah meriah dan banyak didapat dari lautan Indonesia yang luas sekali. Dijamin namanya gizi buruk diminimalisasi toh? karena setiap orang bisa makan dengan harga murah namun gizi tinggi.

Ayo cintai produk Indonesia.

TwitterGoogle+WhatsAppBookmark/Favorites