Lauching free wireless internet se-KL (2th lagi)

Menarik nih, dan bisa jadi contoh mungkin dapat di aplikasikan di kota-kota lain.
**
Senin, 12 may 2008, bertempat di balaikota kuala lumpur, telah
dilauching sebuah project wireless metropolitan. Project direncanakan
rampung dalam dua tahun mendatang dengan tujuan kuala lumpur menjadi
kota cyber metropolitan, seluruh kota akan dapat mengakses free
wireless network. kerjasama project dilakukan dengan erat antara
pemerintah dan swasta.
Free wireless network yang meliputi seluruh area kuala lumpur hingga
area terdalam sekalipun diharapkan akan mendorong perekonomian dan
juga industri pariwisata. Kota kuala lumpur akan memiliki portal
www.kul.com.my yang akan menjadi one stop information center tentang
seluruh informasi kota kuala lumpur.
Bila rencana ini berjalan sukses, dalam dua tahun KL akan menjadi
salah satu diantara kota-kota di dunia yang menggunakan teknologi ini.
Siapapun dalam kota akan dapat mengakses internet 512kb perdetik.
Total RM60mil telah dialokasikan untuk pelaksanaan project. rencana
ini adalah bagian dari rencana jangka panjang pembangunan kuala
lumpur 2020.
(star, tuesday 13 may 2008, translate by dini)
**
Hebat, sebuah rencana matang yang terlaksana berkat kerjasama
pemerintah dan swasta. swasta dirangkul menjadi patner baik bukan
menjadi sumber semata-mata bagi penghasilan pajak. Dan yang tak kalah
penting adalah adanya rencana pembangunan jangka panjang yang negara
kita tidak memilikinya, atau jika memang ada pun tidak transparan..
*nangis ah..*
You might also like
| Nyanyian Penuh Arti.. Nyanyian pengamen bus kota Jakarta dalam perjalanan menuju kantor di cempaka baru Jakarta Pusat, kamis,... | Ciamis manis Tahun baru masehi yang lalu dilewati dengan jalan-jalan mengunjungi seorang kakak yang tinggal dan... | Menangkan Liburan Ke Singapore dengan online contest! FREE, Dan Terbuka untuk umum usia 18 tahun keatas kecuali untuk singapore permanent resident atau sedang... | Visit Indonesia Year 2008? Apa Kabar?.. Apa kabarnya Visit Indonesia Year 2008? "Gue baru denger nih" ujar seorang kawan dengan noraknya.. Kami... |





eh.. setakat announcement aje ada apa la.. tahun lepas pun dah cerita.. ngapa dah dekat 6 bulan cuma 200 saja “hotspots”… kat mana pulak letak nye hotspots tu, beri la “field report” dari penguna yang betoi mahir dalam IT atau WiFi ni… berbaloi tak rm60juta peruntukan projek ni…
wait and see la..belum pun datang 2010 deadline lauchingnya..tunggu la..awasi jalan projeknya lalu komen kritik la jika tak berjaya di 2010.
Saya memiliki usaha konter pulsa, namun karena keterbatasan dana akhirnya saya hanya membuka konter di rumah yang notabene lokasinya kurang tepat. Namun untuk `menghidupkan` usaha tsb, Saya meperbolehkan teman, saudara, bahkan tetangga untuk bisa ngutang pulsa. Memang akibatnya adalah modal kita menjadi tersendat2. Laba yg seharusnya bisa lgsg kita nikmati akhirnya jd terhambat krn pulsa blm dibayar. Namun justru dg sistem hutang piutang pulsa inilah yg lebih laris dibanding yg membeli cash.
Menurut pengamatan saya, org lebih suka pesan pulsa via sms (asal plsnya msh nututi utk sms hutang pls). Bahkan tetangga saya yg jaraknya sebelah rumah pun lebih suka sms hutang pulsa drpd jalan ke rmh saya. Bahkan pernah ada yg sms jam 12 malam pun saya layani, selama HP saya msh aktif. Soal laba yg tdk lgsg bisa dinikmati, saya anggap sebagai tabungan. Toh nanti ketika waktunya byr, biasanya emg lgsg banyak (biasanya mereka byr seminggu sekali, hingga sebulan sekali).
Memang diperlukan modal lebih utk mengantisipasi modal yg dihutang tp saya selama ini lancar2 saja dg bermodalkan 2juta. Semoga pengalaman saya bisa dijadikan pembelajaran bagi yg berminat bisnis pulsa. Pulsa skg statusnya sama dg sembako, tiap orang butuh.
Oh iya, sekarang berkembang bisnis PPOB (payment point online bank) yaitu loket pembayaran PLN, Telkom, Leasing, Pajak, dsb. Berdasarkan pengalaman saya, modal yg dibutuhkan lebih besar dibanding pulsa padahal labanya kurang lebih sama dengan laba pulsa. Semisal sebuah rek listrik kena Rp.200.000, laba kita berkisar Rp.800-1000 saja. Hampir sama dengan laba penjualan pulsa elektrik untuk Simpati 20.000. Bayangkan berapa modal yg kita investkan untuk melayani wilayah komplek kita. Misalkan ada 100 rumah. Dg asumsi tiap rmh rata2 tagihan listriknya 200ribu. tinggal kalikan saja.
Tapi perputaran modal sebesar itu bisa kita antisipasi dg cepat2 setor ke Bank sehingga kita bisa deposit lagi (utk cara krjnya silahkan ketik PPOB di Google.
Ini hanya sekedar info, jenis2 usaha memang beragam. Asal kita mau telaten InsyaAllah akan sukses. Dan terpenting kalo hasil usahanya udah puluhan juta, jangan lupa zakatnya
Karena Zakat juga salah satu pembuka pintu rejeki.
i like wireless internet because you can surf anywhere and you can avoid those ethernet cables *,*