Love u mio soul..sing awet ya! *Jangan hilang lagi..*

Iya..jatuh cinta melulu setiap hari pada Mio Soul!
Kenapa ye? setiap hari, Hidup semakin Hidup jika sudah mengendarai motor ke jalan, bisa sport jantung, latihan otak, mata, tangan dan kekuatan kaki. Bukan basa basi, tanya saja pada pengendara motor yang lain. Dan saat ini saya menggunakan mio soul, kecepatan ngebutnya saya jamin luar biasa, bisa bersaing dengan motor besar seperti honda tiger, atau suzuki besar (lupa merknya).
Seperti tadi siang, jalan kosong dan saya beradu kecepatan dengan motor2 lain, diantaranya motor besar, dan saya menang! Hehehe.. Setelah dipacu dengan kencang, seketika di rem *nyiiiiit* lalu berhenti. Tarikan remnya mantap,
Tapi saya bukan setan jalanan yang melaju cepat tanpa melihat sikon, juga selap selip seenaknya tanpa lihat kanan kiri. Yap, kebetulan saja jalan kosong dan kesempatan yang sungguh rugi jika tidak ngebut hehehe…
Hari ini memang ada aktivitas bolak balik dari stasiun Bogor - Ciomas, Pajajaran - Ciomas, lalu ke pajajaran lagi dan ke warung jambu. Jalanan lumayan sepi karena hari jum’at siang praktis banyak orang yang sholat jum’at. Pembawaan mio soul yang stabil menjadikan ngebut semakin mantap, berbeda dengan pengalaman saya menggunakan mio sporty yang kadang seperti melayang jika dibawa ngebut. Dengan mio soul dijamin tidak melayang. Stabil.
Nampaknya yamaha berhasil menciptakan motor matic yang sangat stabil di jalan, mantap tarikan remnya dan seimbang struktur motornya. Jika tidak, saya pengendara amatir mungkin sudah terjungkal jika mengerem mendadak disaat kecepatan tinggi. Body yamaha mio soul ini memang terlihat lebih bongsor dibanding pendahulunya mio sporty namun jika dikendarai saya merasa ringan membawanya. Apalagi tubuh saya terbilang kurus. Dan bukan berat body tubuh yang menjadi patokan motor bisa dikendarai dengan nyaman, namun ya memang motornya bagus!. Mio soul…ok lah! Jika move out ke negeri orang pastilah saya tidak bisa membawamu, bakal kangen sekali padamu!






