Kening kena benturan dan mata lebam

Terjadi 4 hari yang lalu, kening neng audin terbentur tangga di rumah. Saat itu beliau berlari menuju kamar mandi sedangkan lantai depan kamar mandi licin karena ada air bekas cucian mesin sedikit membuat basah lantai. Terjatuh dengan posisi kening lebih dahulu menyentuh lantai dan parahnya kening kena pinggiran tangga, yang letaknya persis di depan pintu kamar mandi.
Innalilahi..saya panik melihat anakku itu menangis kejer dan melihat benjolan di keningnya menjadi sebesar biji pinang. Segera saya larikan neng ke UGD Hermina yang buka 24 jam. Sepanjang jalan saya menangis sedangkan neng malah sudah berhenti menangis dan heran melihat mamahnya menangis. Ampun Ya Allah baru seminggu lalu beliau keluar dari rumah sakit karena muntah dan berak, sekarang kembali lagi ke rumah sakit yang sama, dan pikiranku sudah macam-macam yang buruk, namun kutepis jauh-jauh dan memasrahkan pada yang Kuasa.
Setiba di UGD neng langsung ditangani dokter jaga, lalu di observasi, saya tidak berani mendekat, saya serahkan semua pada dokter untuk melakukan observasi. Tak lama beliau mendekatiku yang masih menangis, dan mengatakan bahwa lukanya ringan (sebesar biji pinang dibilang ringan??), hanya luka jaringan kening, dan observasi bisa dilakukan di rumah dengan perlakuan: 3×8 jam di cek apakah neng mengalami muntah, sering mengantuk, tidak bersemangat atau bahkan pingsan. Lalu jika observasi berjalan baik tidak ada keluhan dari neng maka dilakukan tahap kedua yaitu 2×24 jam dengan perlakuan: apakah yang biasanya aktif menjadi kurang aktif dan neng sering mengatuk. Jika ada keluhan-keluhan tersebut kepala neng harus di CT scan. Saya mulai (sedikit) tenang dan bisa membawa pulang neng dengan beberapa catatan dokter.
Setiba dirumah saya perhatikan seksama, keluhan-keluhan yang menjadi observasi tidak terjadi, neng aktif seperti biasa bahkan melupakan dia punya benjolan sebesari telor puyuh di keningnya.
Hari ini sudah mencapai hari keempat, obat salep thrombopop yang dipakainya sehari dua kali masih terus dipakai, benjolan di kening sudah semakin mengecil namun di sekitar mata kanan dan kirinya terlihat biru lebam. Lebam seperti habis dipukuli Huhuhu..setiap kali tetangga melihat neng pasti bertanya, dan setiap kali itu pula saya menjelaskan dengan detail agar tidak ada kecurigaan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) karena memang lebamnya seperti habis ditinju!… Hal ini sudah diwanti-wanti oleh dokter jaga UGD, beliau berkata bahwa benjolan akan semakin melebar pada hari kedua dan akan timbul lebam hitam di sekitar mata. Terbukti.
Dan ya..namanya neng audin tidak pernah kapok dan memang anak yang berani. Benjol di keningnya sama sekali tidak menghalangi aktivitasnya. Kemarin saya mengajaknya berenang dan dengan beraninya beliau berenang (di baby pool) sampai ketengah kolam, karena saya tidak bawa baju ganti saya hanya teriak agar beliau berhati-hati, namun yang saya takutkan terjadi, beliau tercebur kelelep, dan belum bisa menapakkan kakinya lagi, alhasil saya menceburkan diri menolongnya, basah kuyup. Setelah saya angkat beliau batuk-batuk sebentar lalu teriak kesenengan “lagi!!” katanya..
Orang-orang yang menonton aksi kelelepnya tertawa.. anak yang berani kata mereka…gak kapok…
Yap itulah neng audin anak kami tersayang.. we love you nak…








[30.07.2010 23:31], United States - San Jose:
[30.07.2010 23:25], Brazil - Unknown City:
[30.07.2010 23:19], Unknown Country - Unknown City:
[30.07.2010 23:08], Indonesia - Jakarta:
[30.07.2010 23:02], India - Delhi:
Mohammad
Kalao benjol/kejedot macam itu kasih putih telor bu. Kalo udah kering dikasih lagi. Insya Allah di usapan ke tiga/empat udah baikan.
November 19th, 2007 at 9:41 pmDini Susanti
makasi..akan dicoba resep putih telornya..
November 19th, 2007 at 9:55 pmDan untuk lebam matanya?
Mohammad
Sama lebam juga bisa.
November 19th, 2007 at 10:50 pmita kartika
Kasih beras kencur jahe..juga biar aliran darahnya lancar.. atau pake parutan dringo bangle..
November 23rd, 2007 at 8:20 am