Kontroversi MSG/Vetsin/Metcin

Sejak dulu saya memang tidak pernah memakai vetsin dalam masakan. Karena sedikit tahu tentang bahaya MSG dari beberapa literatur yang saya baca. Lalu mengikuti kembali thread mengenai vetsin, ternyata ada kontroversi MSG, antara yang menyatakan berbahaya dan tidak berbahaya bagi tubuh.
Yang mengatakan MSG berbahaya:
1. Bahaya Mengancam Lewat MSG
2. MSG Tak Sekedar Penyedap Rasa
Yang menyatakan MSG tidak berbahaya:
1. Kunjungan P2MI ke Redaksi NOVA
2. http://www.msg.org.au/
Yang menyatakan tidak berbahaya namun harus ada batasnya:
1. Resiko MSG
Anyway, yang menyatakan tidak berbahaya pun menyatakan pula,
“…Hal senada juga diutarakan Ketua Badan POM, Sampurno. Menurutnya, makanan ringan yang diteliti PIRAC itu aman untuk dikonsumsi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga menyatakan bahwa MSG aman bagi kesehatan. Tentu saja bahan ini tak boleh sampai dikonsumsi oleh bayi, terutama yang masih berusia di bawah tiga bulan. Kendati demikian, Sampurno sependapat bila kandungan MSG harus dicantumkan di label kemasan makanan..”
Duh hati-hati para Ibu…semoga kita tidak menemukan ada makanan bayi mengandung MSG, kekhawatiran tersebut mengingat sekarang banyak beredar makanan instant untuk bayi dan kita sering memberikan makanan instant agar praktis dan bayi pun suka, mereka menyukainya karena makanan tersebut rasanya gurih-gurih.
Wah mari kita mengamati dan memilih yang terbaik untuk diri dan keluarga tercinta agar hidup yang sesaat di dunia menjadi bermutu dan bermanfaat.







anton widjaja
tahun lalu dalam rangka survey selera dan harga makanan (karena saya mau jual makanan sejenis) saya mecoba masakan pindang khas palembang di kawasan serpong. Setelah selesai makan saya langsung naik mobil ke arah grogol. Ditengah jalan saya merasakan pipi menebal, bibir menebal, tenggorokan tidak enak, suara berubah, dada milai sakit. Sampai dirumah saya langsung minum air banyak banyak.
Terlepas dari kontroversi, saya pribadi cenderung tidak menggunakan vetsin. Saya anggap vetsin adalah barang yang tidak ada gunanya. Cukup gunakan bahan bahan berkualitas, gunakan bumbu dalam jumlah yang tepat (tidak perlu vetsin digantigula) jadilah masakan yang nikmat. Saya sendir berdagang makanan tanpa vetsin.
October 4th, 2008 at 11:22 amDini
tidak salah lagi, itu akibat samping dari msg berlebihan yang juga pernah terjadi pada saya setelah makan snack/chiki, ini ulasan lainnya tentang vetsin http://dini.isnandi.net/2008/05/09/sekali-lagi-tentang-msg/. rekan lain pada komentar vetsin juga ada yang mengalami hal yang sama.
October 5th, 2008 at 3:27 pm