Bandar Djakarta

Berangkat sore hari ke Jakarta hanya untuk melihat pantai carnaval ancol tidak merugikan. Tiba di ancol sebelum magrib, sesaat setelah parkir mobil segera pula mencari tempat sholat.
Pantai carnaval pada malam minggu itu begitu ramai, terutama di setiap sudut pada tepian pantai dan sepanjang jembatan yang membelah pantai, dipenuhi oleh pasangan yang….*halah.
Cukup sejuk udara pantai malam itu, pilihan suami untuk duduk santai di pantai dekat restoran AW sangat tepat sekali. Angin pantai hanya bersemilir lembut berbeda dengan pantai pada lokasi lainnya, angin pantai sangat kencang dan dingin. Audin bahkan hanya ingin mengenakan kaos dalam saja melihat anak kecil lainnya yang bermain juga cuma pake kaos dalam, saya buka deh baju hangatnya dan biarkan beliau bermain pasir dan memainkan kaki mungilnya pada air laut. Asik juga ternyata main di pantai di malam hari..
Dua jam kemudian perut terasa keroncongan, saya memilih mencoba makan di bandar djakarta yang terletak persis di depan pintu masuk ancol. Setiba di sana antrian pengunjung banyak sekali, dan kami harus masuk waiting list kurang lebih 15 menit untuk mendapatkan seat. Luar biasa, perut menjadi tambah kerincingan eh keroncongan.
Namun rasa kesal karena menunggu agak lama itu menguap, setelah kami akhirnya mendapatkan seat yang sangat nyaman, persis menghadap view laut. Setelah menempati seat, pap dan audin menunggu disana, saya dipersilahkan ke pasar ikan mereka. Bandar Djakarta yang memiliki pasar ikan sendiri mempersilahkan pengunjung memilih ikan ikan segar mereka untuk kemudian diolah menjadi masakan dengan bumbu yang tersedia yang konsumen sukai.
Ada banyak jenis makanan laut hidup dan segar tersedia; kepiting, berbagai macam ikan seperti bawal, kueh, ayam ayam, hiu, kakap, bandeng, dll, juga cumi, udang api dan udang pacet, kerang2, dan banyak lagi. Satu orang pelayan akan membantu mengambilkan pilihan ikan yang kita inginkan dan menimbangnya di bagian penimbangan. Setelah itu kita dipilihkan beberapa macam bumbu olahan dan jenis sajian apakah ikan tersebut ingin dibakar, steam, pepes, atau goreng.
Rasa masakannya? luar biasa enak banget, juga didukung oleh suasana tepi laut yang sejuk, live music yang romantis juga bisa request lagu, dan rasa lapar yang mendera, maka nilai untuk santapan di bandar djakarta adalah A++
terlebih setelah tagihan datang, ternyata harganya cukup terjangkau!
You might also like
| Pantai Cherating Kuantan Pahang Satu lagi pantai yang indah di Malaysia. Jarak kira2 280km dari Kuala Lumpur dicapai sekitar 3 jam dengan... | Pantai Port Dickson Malaysia Bagaimana view pantai Port Dickson Malaysia? Foto2 dibawah ini yang akan bicara :). Indah dan terawat,... | Nyanyian Penuh Arti.. Nyanyian pengamen bus kota Jakarta dalam perjalanan menuju kantor di cempaka baru Jakarta Pusat, kamis,... | Ciamis manis Tahun baru masehi yang lalu dilewati dengan jalan-jalan mengunjungi seorang kakak yang tinggal dan... |




