Mana Semangatnya????!!!

Dec 06 2013

Mana Semangatnya?

Maaana Semangatnyaaa??

Maanaaaa?

Semangaatnyaaaaa????

……………………………………..

Ayolah semangat! Sebelum titik titik diatas jadi koma dan tiiiiiitttttttttttt gak ada lagi titik titik ataupun koma

2 responses so far

Mudahnya Buat Makanan Balita

Dec 06 2013

Anak yang ketiga ini senang makan apa aja yang disiapkan kami. Seneng banget rasanya lihat dia makan apa saja dengan lahap. Alhamdulillah jadi ga kesulitan menyediakan masakan harian untuknya. Pernah saya post tentang slow cooker takahi ya? kini slow cooker tersebut teronggok tidak bisa digunakan karena salah satu mbak di rumah menjatuhkan kaca penutup panci, pecah. Sudah tanya pada tempat kami membelinya, harga tutupnya saja 125 ribu rupiah. oke, kening saya berkerut, sparepartnya lumayan mengambil 3/4 harganya haha.

Akhirnya saya putuskan untuk membeli makanan jadi saja. Di pasar modern ada penjual masakan balita siap santap, terbuat dari bahan-bahan organik. Anak kami suka. Senangnyaa.. baiklah setiap hari kami siapkan 6 box kecil yang sudah saya pesan untuk harian makan, harganya 30 ribu untuk makan 3x sehari. Logika saya bilang “ga apa-apa”, “gaa repot”, “siap santap”, “sehat dan bergizi..” Namun setiap pagi saya harus mengambilnya di pasar modern yang artinya setiap hari mesti ke pasar, dan sungguh.. oh.. sungguh ga efisien waktu, tenaga juga kadang ada jinjingan lain selain masakan balitanya haha artinya bisa beli ini itu lainnya dan setiap hari pula…. stoop ke pasar setiap hariii…

Hasil diskusi dengan suami, lebih tepatnya sih suami dipaksa oleh sang istri hehe, kami berangkat ke hypermart untuk memburu alat masak aman dan sehat untuk balita. Terpilihlah kandidat kuat yang tidak ada lawan lainnya. Pokoknya syarat utama, tidak boleh panci teflon!, syarat berikutnya hemat listrik, tidak mudah tergores, food grade, dan aman buat balita tentunya.

Kami pulang ke rumah menjinjing sebuah alat masak rice cooker 6 fungsi; memasak, mengukus, menggoreng apalagi yah.. hhmmm lupa deh, boxnya sudah terbuang. Intinya sih pancinya terbuat dari stainless steel dengan jaminan food grade. Itu deh dengan ambassadornya seorang artis Titi Kamal.

Dengan alat tempur baru di dapur, saya buat masakan bayi setiap pagi dengan resep sederhana. Jika anda tertarik dengan resep saya, silahkan di ikuti stepnya ya:
1. siapkan daging giling; daging sapi dan daging ayam
2. aduk daging giling jadi satu lalu masukkan kedalam ice tray seperti gambar

3. masukkan daging giling kedalam kulkas dan bekukan.
4. setiap kali hendak buat masakan ambil satu daging beku dari tray, siapkan sayuran yang sudah dicuci (brokoli atau wortel atau labu dll) yang diiris halus, dan dua gelas beras yang sudah dicuci bersih.
5. masukkan beras, sayuran dan daging beku ke dalam panci rice cooker beri air sehingga nanti beras menjadi lembek, tambah garam sedikit lalu tekan tombol cook pada rice cooker
6. setelah matang, aduk-aduk sebelum disajikan agar semua tercampur, ambil secukupnya untuk makan balita 3x sehari, keadaan rice cooker dalam posisi warm akan menghangatkan masakan balita hingga selesai pemberian makan terakhir.

Mudah bukan? Mudah bangeettt.. Balita anda InsyaAlloh suka ya..

No responses yet

Hati yang Terluka

Nov 27 2013

Nguing.. nguing.. nguing..

Awass! Ambulan lewat membawa sepotong hati yang terluka. Kasihan dia, beri jalan, agar lancar dan secepatnya tiba dan dirawat di UGD.

Mengapa dia terluka? Apa yang terjadi? Ternyata telah terjadi kerusuhan hati. Banyak luka disana entah status menyatakan kalah atau menang, yang pasti dia telah terluka. Begitu dalam. Begitu lemah. Butuh infus secepatnya, sebelum denyutnya semakin melemah.

Owh rupanya dia telah menyerah. Telah mengakui resiko besar dari suatu permainan hati yang tidak dihentikan sejak awalnya. Berakibat kerusuhan hebat yang terus menerus menerobos lika liku wilayahnya. Semua rusak, luka berdarah2.

Dengan segenap denyut yang tersisa, dengan tertatih2, dia bertahan hidup. Ingin kembali bangkit segar dengan denyut yang berirama indah. Dan ketegasan untuk memanggil ambulan penyelamat, membawanya ke UGD adalah satu2nya jalan. Dia sudah terlampau bandel, hingga mencapai suatu titik luka lemah. Yang semestinya tidak sampai begitu, andai saja kerusuhan disana bisa diketahui sejak awal.

Semoga keluar dari UGD nanti dan menuju ruang pemulihan, hati akan lebih tegas dalam denyutnya. Bagai irama debur ombak yang semangat menerjang karang. Bagai nyanyian burung kecil yang mendapat udara segar di pagi hari. Dia ingin kembali merasakan kelembutan yang tulus dalam denyut2nya. Membawa irama indahnya bernyanyi hingga sekitar ikut dalam arus tulusnya.

Hati berjanji akan lebih sering patroli dan menyalakan sirene lampu siaga apabila sedikit saja muncul signal kerusuhan hati akan terjadi kembali. Dan hati akan memanggil ketegasan. Yap hanya ketegasan, yang akan menghapus luka disana, pun akan meredam kerusuhan apapun.

Apalah arti hati tanpa denyutnya? Tidak ada, selain mati saja.

(cerpen by dini.isnandi.net)

No responses yet

Hidup ini singkat sekali

Nov 21 2013

“Hidup ini sebenarnya singkat sekali”, ujar seorang bapak usia 80 tahun kepada anak muda usia 20 tahun. Reminder singkat ini ngena banget pada saya yang beberapa tahun lagi menginjak kepala 4. Tak pernah terbayang di usia 20 tahun yang lalu, akan seperti apa masa depan, saat ini pun sulit membayangkan akan seperti apa diusia puluhan tahun kedepan. Harapan saya semoga diberi berkah umur yang bermanfaat, rezeki yang baik dan kesehatan. Paling utama juga semoga mendapatkan Ridho Alloh dan kematian yang husnul khotimah.

Kehidupan manusia tidak terlepas dari interaksi sosial. Sejak lahir manusia membutuhkan orang lain. Pun ketika mati nanti kita masih memerlukan oranglain. Pernah kah terbayangkan kita semua ada dalam timeline atau garis waktu yang sama bukan suatu kebetulan? Saya dan anda sudah ditakdirkan hadir dan menghirup udara di dunia yang sama. Pun ditakdirkan suatu ketika memiliki interaksi. Seperti salah satunya adalah anda membaca tulisan di blog saya saat ini.

Dan kita sendiri yang menentukan interaksi seperti apa yang mungkin bisa terjadi. Asing? Kawan? Lawan? Tidak ada yang kebetulan. Selain sudah ditakdirkan oleh Sang Pencipta, hati kita memiliki pilihan2, hendak kebaikankah atau keburukan yang ingin dituai dari interaksi satu dengan lainnya.

Menyadari singkatnya waktu hidup, saya belajar memaafkan manusia2 yang pernah sengaja atau tidak sengaja menoreh salah, juga belajar menuai kebaikan saja dalam setiap interaksi yang terjadi. Satu persatu kawan hidup coba saya hubungi, menanyakan kabar, atau sekedar saya sapa. Mereka, dan anda, juga miliaran lain didunia ini adalah kawan hidup saya, dan hanya itu saja. Hanya itu saja. Yang dapat saya temui dan berinteraksi selama hidup yang singkat dalam dunia yang sempit.

Namun yang terpilih pasti ada. Meski interaksi yang luas memberikan banyak kawan hidup yang berbeda2 karakter, memiliki kesempatan bertemu. Satu prinsip tegas untuk menuai kebaikan saja, telah menyaring kawan2 hidup yang mungkin dapat melintasi timeline secara kontinyu.

Pilihan ada pada kita, asing? Kawan? Atau lawan? Apapun itu bagi anda, for me just let’s be friends in this small world, and I hope be friends again afterlife.

No responses yet

Salah Bantal?

Nov 18 2013

Bantal koq disalahin? Mungkin begitu canda yang kadang keluar dari orang yang dengar istilah salah bantal. Istilah salah bantal kerap dipakai untuk kejadian sakit otot leher akibat posisi tidur yang salah, umumnya terasa sakit disekitar leher hingga punggung di pagi hari ketika bangun tidur, salah satu cirinya adalah penderitanya sulit menengok ke kekanan atau kiri.

Salah bantal saya alami pagi ini. Tidak bisa menengok kanan maupun kiri, otot leher terasa sakit menjalar kaku hingga punggung. Bahkan sampai mual dan pusing. Saya rasakan pertama kali ketika bangun tidur pagi tadi, akibatnya aktivitas pagi sangat terganggu. Apa yang sebenarnya penyebab keadaan pada saya ini?

Tadi malam sebelum tidur, kami menonton movie percy jackson the sea of monter dari notebook suami. Posisi kami sebenarnya sangat nyaman bersandar pada bantal besar dengan sedikit menunduk karena posisi notebook yang tidak sejajar mata. Dua setengah jam movie berlangsung lalu kami tidur. Pagi hari suami mengalami sakit otot di punggung, sedangkan saya sakit otot dari leher hingga punggung lebih parah daripadanya. Kenapa begitu? Saya menyadari posisi tidur tadi malam miring ke kanan dengan bantal yang tidak menyangga leher dengan baik. Sementara bantal diatas kepala hanya menempel diujung kepala sedikit, leher tidak memiliki tumpuan. Terjadilah kekakuan otot leher dipagi hari ketika terbangun. Pemicu sakit otot pada kami berdua, kami sadari adalah akibat posisi menonton movie yang salah meskipun pada saat itu adalah posisi yang sangat nyaman. Posisi menonton yang baik semestinya adalah duduk dengan punggung tegak, dan pandangan mata sejajar dengan layar. Sudah tau koq ngeyel? Hёhёhё kadang posisi nyaman pada saat menonton bukan berarti juga posisi yang baik. Dan kondisi saya lebih parah akibat posisi bantal pada saat tidur yang tidak menopang leher.

Bersyukur salah bantal ini tidak berlarut lama, suami memiliki ide cemerlang untuk mengobati saya. Suami memberikan balsam geliga dijalur kekakuan otot yang saya rasa, dari ujung leher kepala belakang hingga punggung, lalu mengalirkan hawa panas dari hair dryer yang dinyalakan level maksimal disepanjang jalur sakit. Dari atas turun hingga tulang ekor, terus berulangkali atas kebawah hingga hawa panas dari hair dryer berasa melenturkan otot. Berlipat kali berasa memberikan respon panas karena sebelumnya diberi balsam untuk otot. Manfaatnya luar biasa nyaman, rasa sakitnya berkurang banyak. Kepala langsung bisa menengok sedikit ke kanan kiri. Selanjutnya saya istirahatkan kepala dan punggung beberapa saat hingga panasnya berkurang. Kemudian treatment diatas diulangi lagi. Setelah treatment yang kedua dilakukan, kepala saya sudah bisa menengok lebih enak, sakit otot masih ada namun jauh berkurang.

Efek pemberian hawa panas pada otot yang kaku dan sakit menggunakan balsam maupun sumber panas lainnya memang sangat baik melenturkan otot kembali. Pada kasus salah bantal saya ini ide suami memakai balsam dan hawa panas dari hair dryer cepat sekali mengurangi rasa sakit. Sumber panas lain yang mungkin dapat digunakan misalnya bantal panas, botol yang diisi air panas, handuk yang direndam dengan air panas dan lain lain bisa juga digunakan, mungkin efeknya beda-beda namun jangan sepelekan sakit otot, segera lakukan perlakuan agar otot yang kaku tidak berakibat lebih buruk. Apalagi dengan usia yang sudah tidak muda lagi, efek kaku otot bisa beragam dampaknya, salah satunya adalah sakit syaraf kejepit yang penanganannya bisa jauh lebih sulit dan harus telaten. Makanya sakit ringan pada otot jangan disepelekan.

Mengambil hikmah dari kejadian pada saya, ambil posisi yang baik ketika menonton. Posisi duduk dengan punggung tegak, mata tertuju kedepan, kepala tidak menekuk keatas atau kebawah, dan dengan sandaran punggung dan kepala yang baik. Juga posisi bantal ketika tidur mesti diperhatikan. Letakkan bantal selain menopang kepala juga menopang leher dengan baik, leher jangan dibiarkan tergantung tanpa penopang karena semalaman menahan kepala bisa menyebabkan leher menjadi kaku, dan terjadi sakit otot leher yang sering disebut salah bantal. Lucu ya, bantal koq disalahin hёhёhё.

No responses yet

menemukan video lama serasa menemukan harta karun

Nov 11 2013

Laptop lama kami sony vaio sudah lama rusak dan teronggok begitu saja tergantikan pamornya oleh nexian mini tablet milik anak2. Baru minggu lalu dibawa ke pusat service komputer di Bintaro Plaza, akhirnya bisa digunakan kembali.

Bersyukur laptop ini kembali fungsi tanpa ada data yang hilang, tersimpan banyak foto dan video yang belum sempat kami copy. Salah satunya video bayi ilmi ketika berusia 5 bulan, sedang lucu-lucunya sering berteriak, berbicara bahasa bayi :) Alhamdulillah…

No responses yet

Musibah bisa kapan saja

Nov 07 2013

Pagi tadi, sedang menyiapkan sarapan. Tempe tepung sedang digoreng di wajan panas. Ketika perlu untuk dibalik, mbak membantu membalik goreng tempe tersebut, posisi saya ada disebelah wajan tengah membuka rice cooker hendak menyendok nasi panas.

Tanpa sengaja minyak panas meletik dan memercik kena mata saya. Perih terasa. Hendak marah pada mbak yang teledor pun tak bisa. Musibah bagi saya. Berkali kali mengerjap dan segera membasuhnya dengan air, tidak meredakan rasa perih pada mata kiri.

Menyadari bahwa hal tersebut adalah musibah yang memungkinkan terjadi pada siapapun, termasuk bisa terjadi pada orang lain, entah mengapa ada rasa ikhlas dan bersyukur masih bisa melihat. Menerima jika memang mata kiri ini mungkin akan kehilangan sedikit fungsinya. Resiko yang diterima mungkin sulit untuk mengolah logika karena hubungannya dengan syaraf otak, dan agak kesulitan dalam keseimbangan menyetir. Saya terdiam di depan aliran air dingin yang saya raup dengan kedua tangan untuk membasuh mata kiri berkali-kali.

Suami mendatangi dan bertanya. Lalu dengan santai saya ceritakan kejadian tadi. Tak mampu lagi hendak berbuat apapun, mata kiri ini berasa perih, ujar saya ketika itu. Suami segera memberikan obat cuci mata yang pernah dipakainya, dan obat tetes mata untuk regenerasi repitel mata. Secepatnya saya pakai cuci mata, dan satu tetes di mata dengan repithel.

Tak disangka, alhamdulillah, mata kiri berasa nyaman dan dingin. Sungguh rasa perih itu mendadak hilang. Mata kiri kembali berseri dan bersinar. Terasa pula syaraf disekitarnya tidak lagi menegang karena perih sebelumnya. Sungguh bersyukur pada Alloh SWT. Dan berterimakasih pada suami tercinta.

Mungkin saja terjadi, musibah yang mengena saya bisa irreversible, atau tidak bisa kembali pulih. Dan berbagai kemungkinan buruk lainnya. Namun ketentuan lain terjadi dan sungguh bukan kebetulan semata.

Banyak-banyak bersyukur untuk nikmat sehat, kelengkapan organ tubuh dan kebaikan fungsi tubuh yang dimiliki, sungguh musibah bisa terjadi kapan saja sebagai pengingat. Wallohu ‘Alam

No responses yet

Coffee Addict

Nov 06 2013

Ceritanya ingin share ringan tentang kebiasaan harian baru saya, minum kopi hampir setiap hari. Kebiasaan baru ini dimulai sejak pertengahan tahun 2013, sekitar bulan Juli ya.. ketika aktivitas banyak dilakukan tanpa bantuan asisten rumah tangga. Yap semua sendiri. Super mom mode on mengharuskan saya tetap melek terjaga dan berdaya disiang dan malam hari. Menjadilah kopi sebagai sahabat harian.

Berbagai jenis kopi saya coba, cappuccino, macchiato, mochachino, latte, white coffee, tapi petualangan saya tidak sampai mencoba espresso, suami bilang espresso sangat kuat bisa beri efek sulit tidur. Yang saya harapkan hanya tetap terjaga namun masih bisa beri perintah otak untuk tidur :) saya pilih kopi yang ringan saja.

Hanya ada satu yang nempel dihati, white coffee… hhhhmmm.. rasanya pas, tdk bikin saya deg2an dan aman dilambung. Berasa ringan dilidah, tidak pusing dikepala seperti pada umumnya terjadi jika saya mencoba suatu kopi dan tidak cocok.

Meski aman bagi lambung, tetaplah kopi bukan minuman yang cocok diminum dipagi hari, setidaknya demikianlah untuk saya. Perut yang kosong lebih baik diawali isi dengan air hangat, dan makanan ringan. Kopi bisa diminum disiang hari setelah makan siang, mungkin lebih cocok menjelang sore, dikala kepala terasa berat mengantuk.

Sehari satu kopi cukup saja, tidak ingin lebih dari itu. Walaupun efeknya semakin gak terasa mengurangi ngantuk.

Hingga saat ini, coffee addict masih berjalan, namun saya imbangi dengan jus buah yang hampir terlupakan. Saya mau coba untuk mengurangi coffee addict dan lebih baik kembali intensif minum jus buah lagi dan banyak minum air putih. Ayo semangat!

No responses yet

Older posts »